-PENGAJIAN AHAD PAGI MASJID RAYA KLATEN JL. PEMUDA KLATEN, AHAD MULAI PK.06.00-08.00WIB -KAJIAN TAFSIR AL-QUR'AN. Bersama KH.Drs.Mukhlis Hudaff Live dari PONPES MAMBA'UL HIKAM, Batur Ceper Klaten, Jumat Pk.18.00- 20.00 wib -KAJIAN HADIST. Bersama Drs.H SubiyantoGEDUNG MUHAMMADIYAH SANGKALPUTUNG sabtu 06.00-07.00 wib 26 Agustus 2011 107 Aset tanah milik Pemkab Klaten belum bersertifikat Sebanyak 107 bidang aset tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten hingga kini belum bersertifikat.Hal itu mengemuka dalam Sidang Paripurna dengan agenda Pembacaan Tanggapan Bupati Klaten, Sunarna atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Klaten di Ruang Sidang Paripurna, Kamis (25/8/2011).Dalam kesempatan itu, Sunarna mengemukakan bahwa jumlah aset tanah milik Pemkab Klaten mencapai 688 bidang. Tanpa menyinggung total luasan aset tanah itu, Bupati membeberkan sebanyak 561 bidang tanah di antaranya sudah bersertifikat. Sementara 20 bidang tanah saat ini masih dalam proses pengajuan sertifikat. Sedangkan 107 bidang tanah hingga kini belum bersertifikat.Sunarna menjelaskan, 688 bidang tanah itu saat ini dimanfaatkan untuk kawasan perkantoran, pasar tradisional, tegalan, sawah, dan pekarangan. Khusus aset sawah, saat ini masih disewakan kepada para petani. Pendapatan hasil sewa aset sawah itu masuk ke kas daerah sebagai bentuk retribusi pemakaian kekayaan daerah.Di lain sisi, Sunarna membantah jika aset tanah dan bangunan Pemkab Klaten berupa bekas Gedung Pembantu Bupati disebut mangkrak sebagaimana yang ditudingkan juru bicara Fraksi Hati Nurani Bangsa//Di kesempatan sebelumnya, juru bicara Fraksi Hati Nurani Bangsa DPRD Klaten, Indah Tri Rohmani mempertanyakan kejelasan aset-aset tanah milik Pemkab Klaten yang belum bersertifikasi. Menurutnya, Pemkab Klaten harus bisa mengajukan sertifikat aset tanah untuk mengetahui nilai total kekayaan aset tersebut. Tidak adanya laporan yang jelas mengenai laporan kekayaan aset yang dimiliki Pemkab Klaten dinilai menjadi salah satu kendala untuk mencapai predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebenarnya Pemkab Klaten sudah melakukan inventarisasi keseluruhan aset pada tahun 2008. Kala itu, kegiatan inventarisasi aset itu menyedot anggaran senilai Rp 1,3 miliar dari APBD 2008. Akan tetapi, realisasi anggaran senilai Rp 1,3 miliar itu akhirnya muspra lantaran hasil inventarisasi aset itu dianggap belum memenuhi standar kelayakan seperti yang dimaksud oleh BPK. Bupati Klaten larang konvoi di malam takbiran Bupati Klaten, Sunarna melarang warganya melakukan konvoi di malam takbiran lantaran dinilai mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran.Larangan itu disampaikan Sunarna saat ditemui wartawan di kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Kamis (25/8/2011).Selain mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran, kata Sunarna, konvoi di malam takbiran akan mengganggu kenyamanan warga.Dalam hal ini, Sunarna hanya memperbolehkan kegiatan takbir keliling bagi kelompok orang yang sudah mengantongi izin.Seperti halnya kegiatan takbir keliling yang diprakarsai oleh pengurus takmir Masjid Raya Klaten bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Klaten. Warga Brungkah tolak rencana pembuatan sumur dalam Warga Dukuh Brungkah, Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Klaten menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten untuk pembuatan sumur dalam di dukuh setempat.Penolakan itu didasari apabila air air yang dihasilkan tidak disterilkan terlebih dahulu. Warga setempat menyakini jika air serapan tanah di dukuh itu masih mengandung bakteri coliform. Kepala Dusun (Kadus) III, Desa Pakisan, mengatakan/ kecemasan dan ketraumaan warga Brungkah menggunakan air sumur masih berlangsung hingga saat ini. Jika warga mendengar ada rencana pembuatan sumur dalam dari Pemkab Klaten, Suryono menyakini ada penolakan besar-besaran yang akan dilakukan warga.Sampai saat ini, Suryono juga merasa heran dengan informasi tentang pembuatan sumur dalam yang diungkapkan oleh Bupati Klaten, Sunarna, dalam beberapa hari terakhir. Suryono mengisahkan sebelum adanya penyakit muntaber pada April lalu, sekitar lima tahun lalu terdapat lima warga setempat menderita penyakit batu ginjal sehingga harus menjalani operasi. Penyakit batu ginjal, imbuh Suryono, disebabkan warga secara terus menerus mengonsumsi air sumur.Suryono berharap Pemkab Klaten tetap memberi bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Selama bantuan air bersih habis, menurut Suryono, warga terpaksa membeli air bersih dalam kemasan galon.Sementara Ketua RW 8 Dukuh Brungkah, Sumadi menyatakan semenjak puluhan warga Brungkah terserang penyakit muntaber, dirinya selalu membeli air bersih dalam kemasan galon. Puluhan Bus Tak Laik Beroperasi Momen mudik Lebaran 2011 ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten menemukan puluhan armada bus tidak laik pakai namun tetap beroperasi. Temuan tersebut setelah Dishub melakukan uji kelaikan secara rutin sejak satu bulan terakhir di Terminal Klaten. Dari 70 bus yang diperiksa, sembilan di antaranya tak laik jalan. Kasi Teknik Kelayakan Kendaraan Dishub Klaten Sumarsono di sela uji kelaikan armada bus di Terminal Klaten, Selasa (23/8) mengatakan/ hasil pemeriksaan selama sebulan terakhir, dan kemungkinan jumlahnya bisa bertambah hingga puluhan. Dari pemeriksaan itu banyak ditemukan kadar emisinya terlalu tinggi yakni melebihi 70 persen, kerusakan pada lampu-lampu, serta tak dilengkapi surat-surat penting lainnya// Dalam uji kelaikan itu, dilakukan pengecekan pada segala kelengkapan dari kendaraan, surat-suratan hingga emisi gas buang. Hanya saja kegiatan ini diduga sudah bocor. Hal itu dilihat dari sedikitnya jumlah kendaraan yang masuk ke terminal.Kepala Dishub Klaten Jaka Sawaldi mengatakan, uji kelaikan tersebut dimaksudkan agar setiap masyarakat yang memanfaatkan kendaraan umum bisa merasa nyaman. Terlebih mendekati Lebaran ini, di mana terjadi peningkatan volume kendaraan dan penumpang itu sendiri. Penerimaan Pos Naik 80 Persen Jasa pengiriman barang melalui kantor Pos ternyata masih diminati masyarakat menjelang Lebaran. Hal itu terlihat dari meningkatnya pengiriman barang dari luar Jawa ke saudara yang ada di Klaten. Kepala Kantor Pos Cabang Klaten Adi Wijayanto mengatakan, lonjakan kenaikan penerimaan mencapai 80 persen. Hari biasa kantor pos sering menerima paket dari kantor pos luar sekitar 50 paket, sedangkan untuk saat ini meningkat menjadi 80-90 paket per hari.Dia menambahkan, lonjakan pengiriman paket diprediksi akan meningkat hingga H+7. Karena banyak paket yang saat Lebaran masih dalam perjalanan dan belum sampai ke alamat yang dikirim. Mayoritas alamat pengirim paket justru berasal dari luar Jawa.Isinya beragam, mulai dari makanan untuk hidangan Lebaran, bingkisan pakaian untuk anggota keluarga di Klaten. Namun ada juga yang mengirim paket minuman dalam cair, kondisi ini padahal sudah dilarang. Karena rawan pecah sehingga dapat merusakkan paket lain yang dikirim bersama minuman tersebut//Namun kondisi tersebut ternyata tidak terjadi pada pengiriman kartu ucapan Lebaran. Pihaknya sudah berusaha untuk tetap mensosialisasikan layanan pengiriman kartu lebaran. Namun ternyata minat masyarakat masih tetap minim untuk menggunakan jasa kantor pos. Disiapkan Penembak Jitu di Jalur Rawan Beberapa titik jalur rawan di perbatasan wilayah Kabupaten Klaten yang dinilai rawan aksi kriminalitas disiagakan tim penembak jitu (sniper) dari Satuan Brimob Surakarta dan Boyolali. Titik yang ditempatkan penembak jitu ada di perbatasan Kecamatan Prambanan dan Wonosari.Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja SE, usai apel siaga Operasi Ketupat Candi 2011, menjelaskan, para penembak jitu ditempatkan di wilayah yang dinilai memiliki kerawanan kriminalitas dengan intensitas tinggi. Apel diikuti semua satuan Polres, Brimob, TNI AD, ORARI, RAPI, pemadam kebakaran, Linmas, dan ormas pemuda. Kapolres mengatakan, khusus pengamanan intensif, Polres mendapat bantuan alokasi sebanyak 49 anggota Brimob. Anggota Brimob akan dialokasikan membantu petugas di beberapa pos dan titik tertentu. Secara keseluruhan, jumlah personel yang diterjunkan mencapai 2/3 kekuatan atau sebanyak 1.000 personel. Semua personel akan dibantu unsur lain di lima pos pengamanan yang disiagakan. Di masing-masing pos akan diperkuat dengan bantuan elemen lain. Khusus persoalan jalur mudik, Polres Klaten sudah menyiapkan delapan titik yang akan dipasangi Closed Circuit Television (CCTV). Ratusan anak yatim buka bersama dengan Bupati Klaten Sebanyak 200-an anak yatim berkesempatan buka bersama dengan Bupati Klaten, Sunarna di Masjid Raya Klaten, Minggu, (21/8/2011) sore.Dalam acara yang dikemas dalam Ramadhan Expo 1432 H oleh lembaga amal zakat Dompet Sosial Hidayah (DSH) Klaten, Bupati Klaten juga menyerahkan bingkisan lebaran bagi anak yatim tersebut.Direktur harian DSH, Tata Sutarya, mengatakan acara ini menjadi sarana untuk membangun dan mengembangkan ekonomi umat. “Dengan adanya Ramadan Ekspo 1432 H, kami ingin menguatkan kembali peradaban dan nilai – nilai Islam mulai dari masjid. Untuk membangkitkan perekonomian umat bisa dimulai dari masjid,” papar Tata kepada Espos, Minggu.Lebih lanjut Tata mengatakan acara buka bersama itu bertujuan untuk memersatukan ukhuwah islamiyah sekaligus menumbuhkan solidaritas antar pejabat Pemerintah Kabupaten Klaten dengan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.Sementara dalam kesempatan itu, Bupati Klaten juga melantik kepengurusan takmir masjid Raya Klaten pereode 2010-2015. Keputusan itu ditetapkan dengan diterbitkan SK Bupati Klaten 451.2/201/2011 tertanggal 27 Mei 2011. Drs H. Hadi Purnomo M.Si terpilih akan dilantik sebagai ketua takmir masjid Raya Klaten yang baru. Top of Form |